Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Kalteng Membutuhkan Lonjakan Ekonomi: Hilirisasi Sebagai Jawaban Jangka Panjang

PALANGKA RAYA, KMI NEWS.CO – Ketergantungan Kalimatan Tengah pada bidang utama seperti pertambangan dan perkebunan dianggap sudah tidak cukup untuk mendukung ketahanan ekonominya. Keberadaan sedikit nilai tambah dalam produk-produk mentah menyebabkan wilayah tersebut rawan mengalami fluktuasi harga dunia dan kesulitan dalam perkembangan jangka panjang yang lestari.

Menghadapi situasi itu, Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Hj Siti Nafsiah, menggarisbawahi kebutuhan untuk mempercepat proses hilirisasi industri sebagai pilar utama perubahan ekonomi. Menurutnya, saat ini Kalimantan Tengah belum optimal di bidang pengembangan sektor pemrosesan, padahal hal tersebut dapat berfungsi sebagai mesin dorong bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

"Mari kita periksa peningkatan sektor manufaktur yang malah menunjukkan penyusutan. Hal ini mencerminkan ketidakmampuan dalam pelaksanaan hulu dan hilir di Kalimantan Tengah. Sebenarnya, implementasi hilirisasi harusnya menjadi fokus utama untuk membangun perekonomian lokal," ungkap Siti Nafsiah pada hari Jumat, 9 Mei.

Menurut dia, Kalimantan Tengah mempunyai banyak sekali sumber daya alam seperti kelapa sawit, getah karet, rotan, serta produk peternakan dan pertanian lainnya yang belum dieksploitasi dengan baik.

"Bila barang-barang tersebut terus dijual keluar negeri dalam kondisi belum diproses, maka manfaatnya bagi perekonomian kita tidak akan banyak," katanya.

Dia menyebutkan bahwa pembangunan sektor pascapanen akan menghasilkan berbagai keuntungan, seperti menciptakan lapangan pekerjaan dan memperbaiki taraf hidup orang-orang di komunitas tersebut.

"Dengan mengembangkan sektor pasca panen, kita dapat membuka peluang pekerjaan tambahan, menaikkan penghasilan orang banyak, serta memperkokoh perekonomian lokal dalam jangka panjang," ujar tokoh politik tersebut.

Siti Nafsiah pun mengharapkan agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secepatnya menyusun tindakan nyata, yang mencakup pembangunan fasilitas penunjang, pengurangan birokrasi dalam proses izin, serta bantuan bagi para pebisnis di bagian hilir industri tersebut.

Dia juga mempromosikan produk dalam negeri ke pasaran domestik dan global sebagai sebagian dari rencana strategis jangka panjang.

"Perubahan ekonomi ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan semua pemangku kepentingan. Kami semua perlu berkolaborasi agar Kalimantan Tengah bisa mencapai kemajuan dan kesejahteraan," tandasnya. irj )

Anda telah membaca artikel dengan judul Kalteng Membutuhkan Lonjakan Ekonomi: Hilirisasi Sebagai Jawaban Jangka Panjang. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.