Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Desain Mezzanine Ideal: Dari Atap Tinggi Sampai Pegangan Aman Tanpa Perlu Demolisi

KMI NEWS - Memiliki rumah dengan langit-langit yang tinggi tetapi terlihat sepi? Atau sedang mencari metode untuk memperluas ruangan tanpa harus merenovasi seluruh bangunan? Mezzanine mungkin menjadi jawaban yang tepat.

Namun, membuat mezzanine tidak hanya sekedar menambah satu lantai di bagian tengah sebuah gedung. Banyak aspek yang harus diperhatikan, seperti struktur bangunan, keselamatan tangga serta pagar penghalang, hingga ventilasi udara. Arsitek dari Ranah Timur Architects, Regi Kusnadi memberikan panduan menyeluruh agar mezzanine dalam rumah tetap aman, nyaman, dan indah dilihat.

Sesuaikan dengan kebutuhan, perhatikan tinggi langit-langit Atur sesuai keperluan, pertimbangkan ketinggian plafond Sesuaikan berdasarkan kebutuhan, periksa tinggi atap Sesuaikan menurut keinginan, amati ukuran langit-langit Pertimbangkan kebutuhan, perhatikan ketinggian lantai atas Sesuaikan mengacu pada kebutuhan, cermati tinggi plafon Sesuaikan secara proporsional, lihat tinggi struktur atap Sesuaikan terhadap kebutuhan, perhitungkan kedalaman ruang dari plafon Sesuaikan kepada kebutuhan, pastikan pengukuran tinggi langit-langit tepat Sesuaikan sesuai kondisi, perhatikan dimensi plafon dan ruangan

Lantai dasar yang sempurna cocok untuk rumah dengan ketinggian langit-langit paling tidak 5 meter, sehingga area di bawah dan atasnya tetap nyaman dipakai. "Ketinggian ruangan yang nyaman adalah sekitar 2,4 meter pada langit-langit rata. Maka jika dikali dua, diperlukan ruangan setinggi 5 meter," kata Regi. Bila atap rumah berbentuk segitiga, bagian tengahnya masih perlu mempunyai ketinggian maksimal, walaupun sisi-sisinya agak lebih pendek.

Fungsinya cukup beragam. Lantai atas dapat dimanfaatkan sebagai ruangan kerja, ruang baca, kawasan hobi, atau lokasi bersantai. "Karena umumnya setengah terbuka serta memiliki hubungan visual langsung dengan lantai dasar, sehingga sesuai untuk keperluan-keperluan yang tidak memerlukan ketenangan pribadi," katanya.

Pasang Railing untuk Keamanan

Keamanan menjadi prioritas utama, terutama bila dalam rumah tinggal anak-anak atau orang tua lanjut usia. "Ketinggian anak tangga idealnya tidak lebih dari 17 sentimeter agar tetap aman dan nyaman digunakan," ujar Regi. Selain itu, ruang mezzanine perlu dilengkapi dengan pagar penghalang guna mengurangi bahaya jatuh.

Minimal tinggi railing adalah 90 cm, dan bisa ditambah jadi 120 cm bila ruang cukup tinggi. Regi menyarankan desain railing vertikal dengan jarak antar bilah tidak lebih dari 12 cm. “Ini penting agar kepala anak tidak bisa masuk atau tersangkut di sela-sela railing,” jelasnya. Hindari desain dengan terlalu banyak garis horizontal karena bisa memicu anak-anak memanjat.

Sistem ventilasi dan sirkulasi untuk menghindari panas serta pengap Pengaturan udara yang baik agar tidak terasa lembab dan sesak Peredaran angin yang memadai guna mencegah kepanasan dan ketidakternyamanan ruangan Penyediaan aliran udara yang cukup supaya ruang tetap sejuk dan nyaman Jaminan perputaran udara agar suasana ruangan tidak menjadi pengap dan berlebihan panas Tata cara pencahayaan dan sirkulasi udara untuk menjaga kenyamanan suhu dalam ruangan Mekanisme sirkulasi udara yang efektif sebagai solusi mengatasi masalah panas dan pengap di dalam ruangan Strategi pemasukan udara segar dan pembuangan udara panas agar lingkungan lebih sehat dan nyaman Cara menjamin kelancaran sirkulasi udara sehingga tidak menyebabkan rasa panas atau pengap pada ruangan Teknik penyusunan sistem ventilasi agar kondisi ruangan selalu sejuk dan tidak membosankan karena kurangnya sirkulasi udara

Lokasi lantai mezzanine yang berdekatan dengan langit-langit terkadang menyebabkannya menjadi lebih hangat dibanding area lain dalam bangunan. Agar tidak merasa sesak, Regi merekomendasikan adanya sistem sirkulasi udara yang efisien. "Buat lubang ventilasi pada bagian atas ruangan sehingga udara panas dapat bermigrasi ke luar. Contohnya melalui jendela tinggi atau saluran angin di atap," katanya.

Cahaya matahari juga perlu dikontrol agar tidak memperparah panas di dalam ruang. Menurut Regi, penggunaan skylight atau ventilasi atap dengan desain yang tidak langsung mengenai ruang bisa jadi solusi.

Pilih Bahan yang Aman dan Awet

Secara struktural, Regi merekomendasikan penggunaan bahan yang serupa dengan konstruksi utama rumah. Bila bangunan mula-mula dibangun dengan beton, maka lantai semi-terbuka ini sebaiknya juga mengandalkan beton. Apabila kerangka utama rumah terbuat dari besi, disarankan untuk menggunakan logam tersebut pula agar keterpaduan struktur menjadi lebih kokoh dan stabil.

Bagi rumah yang telah selesai dibangun namun ingin memperluas dengan tambahan mezzanine di kemudian hari, baja ringan dapat menjadi solusi yang efisien. "Baja memiliki struktur yang lebih gampang diproses serta waktu pelaksanaannya singkat," kata Regi. Untuk lantai mezzanine tersebut, Anda bisa menggunaka bahan-bahan seperti beton, kayu, atau serat semen dengan ketebalan 2 sentimeter sebagai opsi yang kokoh tetapi lebih ringan.

Merancang Ruangan Lantai Dua yang Praktis dan Menarik Visual Menyusun Desain Mezzanine yang Efektif serta Indah Dipandang Membuat Struktur Mezzanine yang Berguna dan Memiliki Nilai Artistik Desain Mezzanine yang Hemat Ruang sekaligus Cantik Mengatur Tata Letak Mezzanine yang Bermanfaat dan Mengagumkan Menciptakan Area Lantai Atas yang Fungsi dan Kesan Estetika Tinggi Rancangan Mezzanine yang Sederhana tapi Tetap Tampil Mewah Bentuk Mezzanine yang Memberikan Manfaat Sebagai Tempat Beraktivitas dengan Penampilan Menawan Pemilihan Konsep Mezzanine yang Optimal dalam Penggunaan ruang sambil tetap menjaga keindahan tata letak Strategi Pemanfaatan Mezzanine untuk Keperluan Harian tanpa Mengorbankan Gaya Arsitektur

Untuk membuat mezzanine tidak hanya bermanfaat tetapi juga menarik secara visual, penting untuk merancangnya sejak awal. Dengan mempertimbangkan struktur, penerangan, serta sirkulasi udara pada tahap awal rancangan, ruangan akan lebih mudah diatur dengan fleksibel. "Tidak perlu memaksa bentuk tertentu. Jika bangunan berbentuk segitiga, sesuaikan saja dengan bentuk tersebut sehingga tampak harmonis," katanya.

Baginya, keindahan juga lahir dari rasa nyaman. Ruang mezzanine yang cerah, tidak sempit, serta memiliki tujuan jelas secara alami tampak menarik. "Intinya jangan sembarangan menambahkan ruangan, tetapi sesuaikan dengan aktivitas pemilik dan ciri khas rumah tersebut," pungkas Regi.

Anda telah membaca artikel dengan judul Desain Mezzanine Ideal: Dari Atap Tinggi Sampai Pegangan Aman Tanpa Perlu Demolisi. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.

Lokasi Kaweden