Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Shin Tae-yong Diabaikan di China, Apa Nasib Timnas Indonesia?

KMI Berita Pernyatan Shin Tae-yong tentang minatnya untuk melatih tim nasional China mengundang berbagai tanggapan positif dan negatif.

Shin berhasil menerapkan perombakan signifikan ketika berada di skuad nasional Indonesia.

Dia mengukir dasar yang kokoh dan menjadikan Indonesia sebagai kuda hitam di wilayah Asia.

Namun, posisinya mulai awal tahun ini digantikan oleh Patrick Kluivert lewat keputusan PSSI.

Tentu saja, pencapaian yang luar biasa dalam membentuk tim Garuda memberikan daya tarik tersendiri.

Shin Tae-yong menyatakan dirinya siap menjadi pemimpin dari Tim Dragons.

Dia mengamati adanya peluang di sana dan bersiap untuk berusaha dengan gigih guna menciptakan pengaruh yang baik.

Selain itu, pengetahuannya sangat luas berkat pengalamannya sebagai pemain dan pelatih di wilayah Asia.

Mengapa harus ragu jika ada tawaran dari Tiongkok?

"Jika ada tawaran, saya akan pergi (memimpin China)."

"Posisi pelatih tim nasional sepak bola pria Tiongkok sangatlah menggiurkan," ujar Shin Tae-yong seperti dikutip oleh KMI News dari South China Morning Post.

Sebelumnya, China telah mendepak Branko Ivankovic lantaran performanya yang di bawah ekspektasi dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia.

Menariknya, ia sangat yakin dirinya ketika ditawari untuk menjadi pelatih strategis Tim Dragons.

Malahan, ia percaya bahwa tim Dragons memiliki prospek cemerlang di masa mendatang berdasarkan situasi sekarang.

"Jika mereka menunjuk saya sebagai pelatih kepala tim China berikutnya, saya yakin saya bisa memimpin tim ini dengan baik," tegasnya.

Langkah Shin langsung mendapatkan respon yang kurang menyenangkan dari media China.

Sohu menilai bahwa saat ini pelatih lokal lebih cocok untuk bertugas di timnas.

Mereka melihat dari kegagalan pelatih asing seharusnya menjadi pelajaran untuk Federasi Sepak bola China (CFA).

Perbedaan kultur dan pendekatan pelatih lokal dinilai lebih cocok untuk membawa Team Dragons kembali bangkit dari masa terpuruk.

"Zheng Zhi dan Chen Tao atau pelatih Cina lainnya menyelesaikan kelas pelatihan tingkat profesional."

"Secara teoritis (mereka) memenuhi syarat untuk memimpin tim Cina."

"Jika Anda tidak dapat menemukan kandidat yang cocok untuk pelatih asing, memulai pelatih lokal atau transisi untuk jangka waktu tertentu."

"Pertama adalah Piala Asia Timur pada bulan Juli dimulai, dan kemudian tergantung pada situasinya bukan salah satu cara," tulis laporan Sohu.

Anda telah membaca artikel dengan judul Shin Tae-yong Diabaikan di China, Apa Nasib Timnas Indonesia?. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.

Lokasi Kaweden