Mendag Yakin Capai Surplus Neraca Dagang Meski Konflik Iran-Israel Berlanjut
RB NEWS , JAKARTA — Menteri Perdagangan ( Mendag Budi Santoso percaya bahwa Indonesia kemungkinan besar masih akan mencatatkan kelebihan anggaran. neraca perdagangan pada saat ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel meningkat.
Tetapi, Budi mengira bahwa sisa neraca perdagangan masih akan berkembang positif dan ia berdoa agar perselisihan diantara Iran-Israel cepat terselesaikan.
Sampai saat ini surplus neraca perdagangan tetap bertambah, jadi kami berharap tidak akan ada masalah. Semoga konflik tersebut juga terselesaikan dengan cepat. Iran-Israel ],” kata Budi saat ditemui Bisnis Di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta, setelah melaksanakan acara penyerahan tim Jelajah Ekspor 2025, Rabu (25/6/2025).
Sebaliknya, Budi juga mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada sektor atau barang tertentu yang merasakan dampak dari konflik antara Iran dan Israel, termasuk produk-produk utama seperti ekspor batubara serta CPO (Crude Palm Oil). crude palm oil / CPO ).
"Sementara itu, jika dilihat dari segi produk memang tidak ada yang khusus terdampak, karena secara keseluruhan belum menemui masalah hingga saat ini," jelasnya.
Sekarang ini, ahli ekonomi dari Universitas Paramadina Wijayanto Samirin meramalkan bahwa batubara dan kelapa sawit akan menghadapi kekurangan pasokan akibat perselisihan antara Iran dan Israel.
“Keduanya [batu bara dan CPO] merupakan ekspor terbesar kita. Pasti trade deficit akan makin lebar dan current account "Makin menarik," ujar Wijayanto kepada Bisnis , Senin (23/6/2025).
Wijayanto mengatakan bahwa Indonesia sangat tergantung pada ekspor batubara dan kelapa sawit (CPO). Menurutnya, kedua jenis ekspor tersebut mencerminkan kisaran 20-25% dari seluruh nilai ekspor nasional.
Menurut dia, pihak pemerintahan harus siap dalam pencarian pangsa pasaran baru, memperluas ragam bisnis, serta melaksanakan penghematan biaya operasi dan manajemen, sambil menjauhi tindakan-tindakan yang memiliki tingkat risiko tinggi seperti peningkatan hutang secara berlebihan. Selain itu, ia juga merekomendasikan supaya pemerintah dapat mendorong penggunaan tenaga listrik dari energi terbarukan guna mengurangi ketergantungan pada importir bahan bakar fosil.
Di samping itu, ia menambahkan bahwa pihak pemerintahan harus mengakselerasikan proses hilirisasi dengan tetap mematuhi aspek lingkungan, social, serta tata kelola. Environmental, Social, and Governance /ESG) untuk meningkatkan nilai ekonomi.
"Lanjut, mendukung percepatan industrialisasi dengan meningkatkan kondisi investasi sehingga kita tidak terjebak menjadi pengekspor barang mentah yang rawan terpengaruh oleh fluktuasi pasar global," tambahnya.
Sebab itu, Wijayanto mengamati bahwa ketegangan di Timur Tengah bakal mendorong berbagai negara untuk meningkatkan kedaulatan mereka terkait sumber daya energi dan pangan. Terutama pada sektor energi, pergeseran menuju penggunaan energi bersih lebih dini telah menjadi suatu keharusan tak dapat dicegah.
"Apabila konflik bersenjata tetap berlangsung, perkembangan perekonomian global akan mengalami kemunduran, pada gilirannya kebutuhan atas barang-barang itu pun bakal melemah meskipun tingkat penurunan kebutuhannya bervariasi untuk setiap jenis barang, bergantung pada fleksibilitas permintaan," katanya.
Dalam catatan Bisnis Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa Iran dan Israel telah menyetujui truce atau gencatan senjata. Meskipun kedua negara yang sebelumnya bertukar serangan dengan rudal tersebut sudah mencapai kesepakatan, pada saat-saat mendekati waktu gencatan senjata, Iran dan Israel tetap melancarkan balasan serangan satu sama lain.
Pukul 03:00 menurut waktu lokal, yaitu empat jam sebelum gencatan senjata usai, Israel melanjutkan pengeboman terhadap wilayah Iran dengan serangan simultan. Begitu juga dengan Iran yang tetap mengirim roket ke lokasi penting milik Israel.
Anda telah membaca artikel dengan judul Mendag Yakin Capai Surplus Neraca Dagang Meski Konflik Iran-Israel Berlanjut. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.
Gabung dalam percakapan