Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Tak Cuma Buat Bugar, Ini 5 Alasan Lari Sangat Baik untuk Kesehatan Jantung!

KMI NEWS - Olahraga seperti jogging biasanya dipandang sebelah mata dan hanya dianggap sebagai cara untuk meningkatkan kesehatan umum atau mengontrol berat badan. Namun, nilai positif yang ditawarkannya sangat signifikan, terlebih lagi bagi fungsi organ tubuh tertentu seperti jantung.

Sebagaimana dikutip dari Jawa Pos berdasarkan laman Connected Cardiology, lari adalah jenis olahraga kardiovaskular yang efektif karena dapat meningkatkan detak jantung.

Sama seperti jenis senam aerobik yang lain, lari bisa membantu mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol, menyegarkan jantung serta vena, juga mampu mendongkrak pasokan oksigen ke setiap bagian badan.

Studi yang dilakukan pada tahun 2014 menyimpulkan bahwa orang yang berlari memiliki risiko 45% lebih kecil terhadap kematian karena serangan jantung atau strok daripada mereka yang tidak berlari.

Oleh karena keuntungan-keuntungan itu, rutinitas berlari bisa memberikan pertahanan alamiah melawan bermacam-macamyang mengganggu sistem kardiovaskular, termasuk juga meredupkan kemungkinan meninggal dunia disebabkan oleh masalah jantung.

Berikut lima informasi penting mengenai cara berlari dapat menjaga kesehatan jantung dengan baik:

1. Memperbaiki Aliran Darah dengan Tepat

Ketika sedang lari, denyut jantung naik, serta tubuh berusaha ekstra untuk memompa darah ke semua bagian organ dalam tubuh.

Langkah ini menghasilkan peredaran darah yang lebih deras, sehingga jantung mampu mengejarnya untuk memompa volume darah yang lebih besar tanpa harus berusaha sekuat saat sebelumnya.

Oksigen serta gizi disalurkan dengan efisien ke otot dan bagian tubuh lainnya seperti otak. Jantung yang telah terbiasa dalam situasi ini akan menjadi lebih sehat dan tahan lama.

Di samping itu, aliran darah yang sehat dapat menurunkan kemungkinan terbentuknya gumpalan darah, kondisi yang mampu memicu stroke atau serangan jantung.

Secara keseluruhan, berlari dengan teratur bisa membuat tubuh tetap lentur dalam hal pembuluh darah serta menghindari pengendapan pada arteri.

2. Mengurangi Dampak Penyakit Jantung dengan Cara yang Berarti

Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa para pelari cenderung memiliki resiko lebih kecil untuk terserang penyakit jantung koroner dibandingkan orang-orang yang jarang atau tidak pernah bergerak. Yang menarik adalah meski waktu lari Anda singkat, masih ada manfaat kesehatan yang bisa dirasakan.

Berlari dapat mendukung pengaturan tingkat kolesterol dalam tubuh agar terjaga, di mana kolesterol buruk (LDL) akan dikurangi dan pada saat yang sama kolesterol baik (HDL) akan naik.

Ini sangat vital sebab apabila dibiarkan, LDL bisa mengendap pada tembok pembuluh darah sehingga memicu pengerasan dan penyumbatan yang berpotensi menjalar ke serangan jantung.

Berlarian juga bisa merangsang tubuh untuk menguraikan trigliserida, yakni lemak di dalam darah yang jika terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan jantung dan pembuluh darah.

3. Mengatur dan Memertahankan Kestabilan Tekanan Darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi faktor risiko besar terhadap penyakit jantung dan serangan strok. Namun, berita bagusnya ialah bahwa lari termasuk metode yang sangat natural dan efisien dalam menangani kondisi ini.

Ketika kita lari dengan konsistensi, pembuluh darah akan semakin lentur dan peka terhadap variasi aliran darah. Melakukan olahraga lari secara berkala dapat menekan tekanan darah yang tadinya tinggi hingga akhirnya mereda seiring waktu, karena kerja jantung pun menjadi lebih optimal.

Kegiatan ini pun bisa mengurangi respon tubuh terhadap stres, yang umumnya memicu kenaikan tekanan darah.

4. Menolong dalam Pengaturan Berat Badan yang Sehat

Kelebihan berat badan merupakan ancaman besar bagi kondisi jantung. Keberadaan lemak ekstra, lebih-lebih bila mengelilingi area perut, dapat menyebabkan ketidakpekaan pada insulin, hipertensi, serta proporsi kolesterol yang tak normal.

Semua masalah itu pada akhirnya dapat merusak jantung. Berlarian merupakan jenis olahraga kardiovaskular yang luar biasa untuk mengonsumsi banyak energi.

Sesi lari selama 30 menit dapat mengurangi hingga 200-500 kalori, bergantung pada kecepatan serta bobot tubuh individu tersebut.

Dengan menjaga pola makan yang teratur dan rutinitas berolahraga, berat badan dapat menurun dengan cara yang sehat dan tetap stabil, sehingga mengurangi tekanan pada jantung.

5. Meminimalkan Stres dan Merawat Kesejahteraan Emosi

Stres yang berkelanjutan tak sekadar mempengaruhi aspek mental, melainkan juga tubuh secara fisik, khususnya jantung.

Pada saat mengalami stres, tubuh merilis hormon-hormon seperti adrenalin serta kortisol yang dapat menaikkan tekanan darah, membuat denyut jantung menjadi lebih cepat, dan mendorong terjadinya inflamasi di pembuluh darah.

Lari bisa jadi jawaban sehat untuk mengatasi stres kehidupan, berkat gerakan ini yang memicu pelepasan endorfin, yakni zat kimia dalam tubuh yang membuat kita lebih bahagia dan rileks.

Ini disebut sebagai runner's high, yakni sensasi kebahagian dan ketenangan setelah berlari. Melalui pengurangan stres, tubuh menjadi lebih santai, serta mengurangi kemungkinan masalah pada jantung.

Anda telah membaca artikel dengan judul Tak Cuma Buat Bugar, Ini 5 Alasan Lari Sangat Baik untuk Kesehatan Jantung!. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.