Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Waspadai Sindrom Pasca-Lebaran yang Memburukkan Mood Anda! Ini Dia Cara Mengatasinya.

Setelah menyambut hari raya Idul Fitri dengan hangat, tak sedikit orang merasa bingung saat harus memulihkan aktivitas harian mereka. Mereka dapat merasa lesu, kurang bersemangat, lelah, bahkan cemas pasca istirahat yang lama. Kondisi tersebut disebut juga sebagai sindrom 'post-holiday blues', suatu situasi mental umum terjadi di akhir masa cuti panjang.

Idul Fitri adalah kesempatan untuk bertemu dengan kerabat, menyantap makanan spesial, serta membagikan kegembiraan kepada orang-orang di sekitar kita. Tetapi, sesudah hari raya usai, ada individu yang mengalami penurunan motivasi. Hal ini dapat dipicu oleh banyaknya lelah dari perjalan panjang pulang kampung, biaya tinggi saat Idul Fitri, atau malahan rasa kangen rumah sendiri bagi mereka yang bekerja jauh dari tempat asal.

Apakah itu Sindrom Kebosanan Pasca Liburan?

Kondisi psikologis bernama sindrom pasca-libur dapat muncul ketika periode istirahat usai, dimana individu tersebut bisa merasa hilang antusiasme, minim motivasi, lebih cepat gelisah, hingga menghadapi rasa cemas saat mereka harus memulihkan aktivitas harian biasa.

Keadaan ini umum terjadi sesudah acara perayaan besar seperti Idul Fitri, Natal, ataupun masa cuti yang lama. Faktor paling dominannya ialah pergantian tiba-tiba dari lingkungan yang tenang dan mengasyikkan menuju rutinitas pekerjaan, beban tanggung jawab, serta stres harian.

Walaupun bukan merupakan masalah kejiwaan yang parah, sindrom pasca-liburan bisa berdampak pada produktivitas, kesejahteraan mental, serta aspek emosi individu bila tak ditangani dengan cepat.

Tanda-Tanda Syndrom Post-Holiday Blues

Perasaan Malas dan Kurang Bersemangat

Menghadapi rutinitas pasca-liburan kerap kali dirasakan sebagai beban. Perasaan males dan tidak ingin memulai pekerjaan merupakan tanda utama sindrom paska-vacation. Kebiasaan tubuh dan otak yang menikmati waktu tenang saat cuti membuatnya agak susah untuk langsung aktif lagi.

Kelelahan Berlebihan

Setelah melakukan perjalanan pulang kampung ataupun menjalani rutinitas Lebaran yang melelahkan, badan masih terasa letih. Bila kondisi tersebut dibiarkan tanpa penanganan, bisa mempengaruhi produktivitas pekerjaan serta kesejahteraan umum seseorang.

Mood yang Tidak Stabil

Setelah menyambut Idul Fitri dengan semangat, sebagian besar orang mengalami penurunan mood secara signifikan. Mereka bisa merasa murung, gelisah, bahkan sangat sensitif. Ini disebabkan oleh pergantian atmosfer dari masa istirahat yang seru dan riuh menjadi pola harian yang membosankan.

Kesulitan Tidur

Saat musim liburan, rutinitas tidur biasanya berbeda akibat seringnya begadang atau terjaga hingga larut malam dan bangun di waktu yang lebih siang. Namun, ketika sudah tiba saat untuk memulihkan jadwal harian seperti sedia kala, badan kerap merasa sulit menyesuaikan diri, hal ini dapat mencetuskan masalah susah tidur atau kurang nyenyak dalam istirahat.

Kondisi Finansial Menurun

Belanja yang cukup banyak selama Lebaran untuk pulang kampung, membawa hadiah, atau kebutuhan lain bisa membuat situasi keuangan menjadi tidak baik. Hal ini biasanya menciptakan tekanan dan rasa cemas ketika mulai melanjutkan pekerjaan lagi.

Rindu Kampung Halaman

Untuk mereka yang bekerja jauh dari rumah, pulang lagi ke pekerjaan sesudah menikmati waktu dengan keluarga dapat menyebabkan rasa kesepian yang kuat. Ini mungkin berefek pada mood dan efisiensi selama beberapa hari awal setelah tiba kembali dari cuti.

Cara Mengatasi Post-Holiday Blues

Kembalilah Ke Kehidupan Teratur Perlahan

Hindari mendorong diri sendiri supaya segera beradaptasi dengan rutinitas pekerjaan yang sangat padat itu. Cobalah atur kembali daftar tugas dan waktu kerjamu secara bertahap menjadi lebih ringan pada awalnya sehingga badan serta otakmu dapat perlahan menyesuaikan diri.

Atur Pola Tidur

Perbaiki rutinitas tidur dengan bertahap menyesuaikannya pada jadwal yang biasa. Dengan istirahat yang mencukupi dan berkualitas, Anda bisa memulihkan stamina serta meningkatkan fokus ketika sedang beraktivitas.

Kelola Keuangan dengan Bijak

Apabila situasi keuangan memburuk pasca-Lebaran, susunlah sebuah budgeting plan untuk mengatur pengeluaran secara lebih disiplin. Kurangi atau hindari total biaya tak penting sehingga posisi finansial dapat pulih kembali.

Pertahankan Gaya Hidup Sehat dengan Diet yang Baik

Setelah menyantap aneka sajian Lebaran yang tinggi kalori dan manis, saatnya kembali pada rutinitas diet yang baik untuk kesehatan. Pilihlah makanan bernutrisi, tambahkan konsumsi air mineral, serta jalankan aktivitas fisik ringan supaya badan tetap segar dan prima.

Tetapkan Tujuan Baru

Menentukan sasaran segar setelah istirahat dapat memacu kebangkitan produktivitas. Susunlah sebuah rangkaian dari tujuan pekerjaan ataupun pribadi yang diinginkan guna mengembalikan gairah bekerja Anda.

Luangkan Waktu untuk Relaksasi

Apabila tetap mengalami stres meski sudah berlibur, coba sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan relaksasi seperti membaca novel, memutar lagu favorit, atau jalan-jalan di suatu tempat yang menyegarkan.

Terus Bersama Dengan Keluarga dan Sahabat

Apabila Anda merindukan tempat asalmu, jangan ragu untuk terus berinteraksi dengan keluargamu lewat panggilan telpon ataupun video call. Hal ini dapat meminimalisir perasaan rindumu serta menambah semangatmu.

Savorkan Saat-saat Sederhana dalam Keseharian Anda

Setelah mengalami kedamaian dan sukacita selama Idul Fitri, coba cari kegembiraan dalam aktivitas rutinmu, misalnya menyesap segelas kopi pada waktu subuh, tertawa bersama teman sekantor, atau meluangkan waktu untuk hobimu yang disukai.

Buat Rencana Liburan Berikutnya

Mempersiapkan perjalanan wisata selanjutnya mungkin merupakan metode yang baik untuk meredakan kesepian pasca-Lebaran. Walaupun acara tersebut terbilang jauh, adanya hal yang ditunggu-tunggu bisa memperbaiki mood serta dorongan Anda.

Menyelesaikan perasaan murung pasca-libur memerlukan proses, namun dengan tindakan yang sesuai, rasa lelah serta tekanan usai Lebaran bisa dikendalikan. Hal utama ialah untuk selalu mengejar keserasian antara tanggung jawab kerja, kondisi fisik dan mental, serta interaksi sosial supaya tetap cerdas dan efisien meski sudah kembali dari masa istirahat.

Anda telah membaca artikel dengan judul Waspadai Sindrom Pasca-Lebaran yang Memburukkan Mood Anda! Ini Dia Cara Mengatasinya.. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.

Lokasi Kaweden