Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Emas dan Bitcoin Mendekati Level 'Final Boss', Apa Maknanya untuk Portofolio?

Emas dan Bitcoin Mendekati Level 'Final Boss', Apa Maknanya untuk Portofolio?

Perjalanan Emas dan Bitcoin: Tanda-Tanda Akhir Masa Keemasan

Dalam dunia investasi, emas dan Bitcoin sering dianggap sebagai aset yang bisa menjadi pelindung nilai terbaik. Namun, kini muncul sinyal penting dari para analis pasar terkemuka yang menunjukkan bahwa fase keuntungan mudah dari kedua aset ini mungkin sudah berakhir.

Emas dan Bitcoin: Aset Pelindung Nilai yang Tidak Terduga

Emas, yang dikenal sebagai "old but gold", dan Bitcoin, yang disebut sebagai "digital gold", memiliki kesamaan dalam posisi mereka sebagai aset pelindung nilai. Keduanya memiliki supply yang terbatas, sehingga menjadi pilihan utama ketika inflasi meningkat. Data dari CoinGecko menunjukkan bahwa emas mengalami kenaikan sebesar 54,83% pada tahun ini, sedangkan Bitcoin naik sebesar 12,98%. Performa ini memang menggembirakan bagi para investor.

Namun, Jurrien Timmer, Direktur Global Macro di Fidelity, memberikan peringatan. Dalam postingannya di X (sebelumnya Twitter), ia menyatakan bahwa rally yang terjadi saat ini mungkin sudah mendekati puncaknya. Ia membandingkan situasi saat ini dengan era inflasi yang sangat tinggi pada tahun 1980.

M2 Money Supply: Alat Ukur yang Penting

Analisis Timmer menunjukkan bahwa dia menghitung total nilai pasar emas dan Bitcoin setelah disesuaikan dengan inflasi, lalu membandingkannya dengan M2 AS. M2 adalah ukuran jumlah uang tunai, deposito, dan aset cair lainnya yang beredar dalam ekonomi AS.

Logikanya sederhana: ketika pemerintah mencetak banyak uang (M2 meningkat), nilai uang itu sendiri bisa turun. Pada saat seperti ini, orang-orang cenderung beralih ke aset yang memiliki supply tetap, seperti emas dan Bitcoin.

Timmer mencatat bahwa dalam sejarah, ada dua kali di abad ke-20 di mana nilai emas melonjak hingga mencapai 123% (pada tahun 1933) dan 140% (pada tahun 1980) dari total M2. Itu adalah level tertinggi yang pernah dicapai.

Sekarang, Apa yang Terjadi?

Sekarang, nilai gabungan emas dan Bitcoin telah mencapai sekitar $29 triliun! Angka ini setara dengan 133% dari suplai uang M2 AS. Bayangkan, angka ini sudah melebihi puncak tahun 1933 dan hanya sedikit di bawah puncak tahun 1980. Bagi Timmer, ini adalah "titik kritis" yang harus diwaspadai, terutama setelah rally emas yang agresif belakangan ini.

Ia menyimpulkan, "Salah satu alasan untuk mempertimbangkan hal ini adalah, jika emas adalah taruhan terhadap dominasi fiskal AS, seseorang bisa berargumen bahwa rally ini sekarang sudah selesai."

Apa Artinya?

Inti pesannya adalah, peluang untuk mendapatkan keuntungan instan dari dua aset ini karena sentimen inflasi mungkin sudah habis. Bukan berarti emas dan Bitcoin akan anjlok atau tidak berguna lagi. Mereka tetap merupakan aset kuat untuk lindung nilai jangka panjang.

Namun, fase di mana ketakutan akan inflasi saja yang bisa membuat harga mereka melonjak, tampaknya sudah lewat. Jadi, bagi kamu yang ingin masuk sekarang, siap-siaplah menghadapi volatilitas dan jangan berharap kenaikan yang mudah lagi.

Kesimpulan: Waktu Untuk Investor yang Lebih Cerdas

The low-hanging fruit is gone, guys. Waktunya menjadi investor yang lebih cerdas dan sabar. Kedua aset ini masih memiliki potensi, tetapi tidak lagi menawarkan keuntungan instan seperti sebelumnya. Para investor perlu memahami bahwa pasar selalu berubah, dan strategi investasi yang sukses membutuhkan penyesuaian dan kesabaran.

Anda telah membaca artikel dengan judul Emas dan Bitcoin Mendekati Level 'Final Boss', Apa Maknanya untuk Portofolio?. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.