Rupiah Terus Menguat, Menyentuh Level Rp16.299
RB NEWS , JAKARTA — Kurs rupiah berbanding dengan dolar AS menunjukkan kenaikan dan penutupannya di level Rp16.299 dalam transaksi yang dilakukan pada hari Rabu (26/5/2025). Pada waktu yang sama, greenback juga membukukan kenaikan.
Mengutip Bloomberg Rupiah berakhir dengan kenaikan sebesar 54,50 poin atau 0,33%, mencapai tingkat Rp16.299 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS meningkat 0,16% menjadi 98,01.
Pada saat yang sama, nilai tukar mata uang di kawasan Asia berakhir dengan pergerakan yang bermacam-macan. Yen dari Jepang turun sebanyak 0,26%, sementara Won Korea merosot hingga 0,34%. Di lain pihak, Ringgit Malaysia dan Baht Thailand justru naik dengan peningkatan masing-masing senilai 0,15% dan 0,10%.
Analis valas Ibrahim Assuaibi menyebutkan bahwa saat ini para investor sedang memantau diskusi tentang traktat damai antara Israel dan Iran, setelah presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong kedua negara itu untuk melaksanakan hal tersebut.
“Akan tetapi, keraguan terhadap kelangsungan gencatan senjata masih berlanjut karena Trump dengan segera mengecam kedua negara atas pelanggaran mereka setelah pernyataannya,” katanya dalam siaran resmi pada hari Rabu (25/6/2025).
Dalam aspek kebijakan moneter, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengingatkan bahwa kebijakan tariff yang diberlakukan oleh Trump bisa jadi akan menyebabkan kenaikan harga sejak musim panas mendatang. Hal tersebut dikemukakannya pada sesi dengan Komite Jasa Keuangan DPR Amerika Serikat ketika anggota Partai Republik menantang alasannya kenapa The Fed belum melakukan pengurangan suku bunganya.
Di sisi lain, World Bank memperingatkan bahwa ekonomi Indonesia di dalam negeri berisiko tinggi terhadap ketidakstabilan global serta situasi geopolitik yang ada saat ini.
Organisasi itu memproyeksikan bahwa perekonomian Indonesia hanya akan tumbuh sebesar 4,7% pada tahun 2025 dan meningkat menjadi 4,8% pada tahun 2026, mengikuti polaperlambatan yang dimulai dari pertumbuhan 4,87% pada kuarter I-2025, angka ini berada di bawah ambang batas psikologis 5%.
Di samping itu, beban ekonomi global dianggap menahan peluang pembuatan pekerjaan dan mengurangi usaha untuk melawan kemiskinan parah sebab performa dagang semakin merosot dan aliran investasi luar negeri jadi kurang kuat.
Dalam situasi yang ada sekarang, Ibrahim memprediksi bahwa nilai tukar rupiah kemungkinan akan bergejolak namun akhirnya melemah dan menetap dalam rentang antara Rp16.250 sampai dengan Rp16.300 pada hari Kamis tanggal 26 Juni 2025.
Anda telah membaca artikel dengan judul Rupiah Terus Menguat, Menyentuh Level Rp16.299. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.
Gabung dalam percakapan