Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Danantara: Kemajuan Pesat Energi Terbarukan di Indonesia Setiap Tahun

RB NEWS.CO.ID, JAKARTA - Pandu Patria Sjahrir, yang menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) pada Badan Pengelola Investasi Daya Anggana Nusantara (BPI Danantara), mengungkapkan bahwa kapasitas pembangkit listrik berkelanjutan di Indonesia bertambah tiap tahunnya.

"Peningkatan kapasitas pembangkit tenaga terbarukan bertambah tiap tahunnya dan melebihi laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Jika kita menilik bagian energi terbarukan yang diproduksi, menurut pendapatku ini bakal jadi bidang yang berkembang dengan pesat," ungkapnya pada konferensi FT Live Energy Transition Summit Asia di Jakarta, hari Rabu kemarin.

Menurut Pandu, Indonesia adalah lokasi ideal untuk menanamkan investasi dalam sektor transisi energi. Negara ini memiliki posisi sebagai pengonsumsi energi utama serta populasi terpadat urutan keempat di kawasan ASEAN. Akan tetapi, mayoritas pembangkit listriknya sampai saat ini masih bergantung pada bahan bakar fosil.

Pemerintah juga bertujuan untuk mencapai emisi nol bersih dalam beberapa dekade ke depan. "Dengan demikian, tanggung jawab kami adalah memastikan bahwa para investor mengarahkan dana mereka menuju sektor-sektor yang berkaitan dengan energi bukan fosil," jelasnya.

Pada saat ini, Indonesia hanya berhasil mendapatkan 10% dari seluruh investasi global dalam sektor transisi energi di wilayah ASEAN, serta 29% dari keseluruhan investasi antar negara anggota ASEAN. Prestasi tersebut mengindikasikan bahwa ada ruang bagi peningkatan tambahan pada invesiasi di bagian ini. Kemajuan ini bisa dicapai melalui kerjasama bersama pelaku bisnis domestik atau juga dengan partisipasi aktif para pemodal asing untuk membantu memecahkan bermacam-macan masalah, mulai dari pengoperasioanal sampai prosedur perijinan.

Dia mengatakan bahwa Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, akan memberikan bantuan terkait proses perizinan untuk mendorong percepatan pertumbuhan investasi di Indonesia.

Selanjutnya, Pandu menyebutkan bahwa Pertamina New and Renewable Energy (NRE) telah melakukan investasi di Filipina guna memajukan sektor pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Perjanjian kerjasama ini dicirikan oleh pertumbuhan kepemilikan Pertamina NRE yang mencapai 20% dari saham Citicore Renewable Energy Corporation (CREC), sebuah perusahaan energi terbarukan berasal dari Filipina.

"Harus kita akui bahwa Filipina sudah mencapai prestasi luar biasa dalam bidang energi terbarukan. Kita berminat untuk mengetahui cara pengembangan dan pertumbuhan sektor ini di negara tersebut, serta misi kita adalah menerjemahkan sebagian dari ilmu pengetahuan itu ke tempat kita," ujarnya.

Kolaborasi antara Indonesia dan Filipina dinilai strategis dalam upaya mengembangkan perdagangan intra-ASEAN. Indonesia memandang kerja sama regional semakin penting di tengah ketegangan geopolitik global.

"Selain itu, kami berencana mengajak PNRE dan CREC untuk bertumbuh dan menekankan perhatian mereka pada pangsa pasarnya di negara-negara ASEAN lainnya. Saya percaya bahwa pertumbuhan ini akan cukup signifikan. Salah satu faktor pendukung penting dari pertambahan tersebut adalah perkembangan sektor industri pusat data. Industri pusat data kini sedang dalam masa pertumbuhan pesat, dengan permintaan energi terbarukan yang semakin meningkat," jelas CIO BPI Danantara.

Anda telah membaca artikel dengan judul Danantara: Kemajuan Pesat Energi Terbarukan di Indonesia Setiap Tahun. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.

Lokasi Kaweden