5 Dampak Berbahaya Terlambat Makan bagi Ibu Hamil dan Janinnya
KMI NEWS Memelihara pola makan yang sehat dan teratur harus dijalankan oleh setiap individu termasuk para wanita yang sedang mengandung.
Para ibu hamil sangat diharapkan untuk memelihara asupan makanannya dengan menyantap makanan yang kaya nutrisi serta tetap teratur dalam jam makannya.
Meski ibu hamil sering mengalami mual, muntah, dan penurunan nafsu makan, makan teratur sangat dianjurkan untuk ibu hamil tersebut.
Sering menunda-nunda makan, apalagi ibu hamil tidak makan seharian bisa berdampak buruk pada kesehatan janin.

Risiko Telat Makan pada Ibu Hamil
Memiliki kebiasaan telat makan saat kehamilan berlangsung tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan ibu, tapi juga berdampak buruk pada kesehatan janin.
Berikut ini beberapa risiko yang bisa terjadi jika ibu hamil memiliki kebiasaan sering telat makan.
1. Sering merasakan pusing dan ingin muntah
Mual adalah salah satu kondisi yang sering dialami oleh ibu hamil.
Kondisi ini membuat ibu hamil tidak memiliki nafsu makan.
Padahal, jeda makan yang terlalu lama justru bisa membuat mual sekamin parah.
Untuk mengatasi hal tersebut, ibu hamil dianjurkan untuk makan dengan porsi kecil tapi sering.
Usahakan mengonsumsi piring berukuran kecil setiap 2 sampai 3 jam agar dapat menghindari rasa mual.
2. Bayi kurang kalsium
Terlambat makan saat hamil seringkali dapat mengakibatkan kurangnya asupan kalsium pada janin.
Kalsium memainkan peranan vital dalam pertumbuhan bayi di dalam kandungan, termasuk membantu proses pembentukan kerangka tulang, sistem saraf, serta perkembangan otot si kecil yang belum lahir.
Bayi dalam kandungan yang kekurangan kalsium akan mencoba menutupi kebutuhan tersebut dengan mengambil sumber kalsium dari tubuh sang ibu.
Hal ini dapat menyebabkan ibu menjadi lebih berisiko terkena osteoporosis serta gangguan lainnya pada tulang.
Untuk menghindari kondisi tersebut, penting bagi ibu hamil untuk menjaga pola makannya dengan cara makan secara teratur serta memasukkan makanan yang kaya akan kalsium seperti susu, keju, dan yoghurt dalam dietnya.
Asam folat bagi wanita mengandung bayi serta membantu pertumbuhan janin, silakan klik di sini untuk mendapatkannya.

3. Bobot bayi yang baru lahir sangat ringan
Ibu hamil yang terlambat dalam mengonsumsi makanan dapat meningkatkan risiko bayi memiliki berat badan lahir rendah (BBLR).
Ini karena bayi kekurangan nutrisi akibat pola makan yang tidak teratur.
Kekurangan gizi dan pola makan yang buruk bisa meningkatkan risiko kelahiran bayi prematur.
Menyesuaikan pola makan selama kehamilan memang sering menjadi tantangan tersendiri untuk beberapa ibu hamil.
Akan tetapi, langkah tersebut harus diambil untuk melindungi kesejahteraan sang ibu hamil serta bayi yang ada di dalam kandungan.
Untuk menambah nafsu makan ibu hamil sepanjang masa kehamilan, ia dapat memilih jenis makanan favoritnya dalam porsi yang sesuai tanpa harus berlebihan.
4. Menambah peluang terjadinya kelainan bawaan pada bayi
Ketika ibu sedang mengandung dan kurang sering makan, pertumbuhan bayi di dalam kandungan pun bisa tertunda karena tidak memperoleh nutrisi penting yang diperlukan untuk perkembangannya.
Satu ancaman jangka panjang bila seorang ibu hamil melewatkan seluruh hari tanpa mengonsumsi makanan ialah peningkatan peluang bayinya dilahirkan dengan kelainan.
Risikonya bahkan bisa meningkatkan ibu hamil lebih sering makan junk food.
Maka dari itu, perlu sekali memasukkan makanan bergizi dalam pola makan saat hamil, misalnya buah-buahan, sayuran, telur, serta kacang-kacangan.

5. Wanita hamil berisiko tinggi terkena anemia
Ibu hamil yang memiliki pola makan tidak menurut serta asupan nutrisi kurang bisa berisiko mengidap defisiensi zat besi.
Salah satu faktor yang menyebabkan anemia adalah kurangnya kandungan zat besi di dalam tubuh.
Keadaan ini cukup berisiko apabila terjadi pada wanita yang sedang mengandung.
Anemia dapat menyebabkan beragam permasalahan kesehatan bagi ibu serta bayi.
Berbagai dampak dari defisiensi zat besi dapat mencakup kelahiran prematur, berat badan bayi baru lahir yang rendah, cacat bawaan, hingga risiko keguguran.
Dampak yang dialami oleh ibu hamil antara lain kelelahan yang berlebihan serta sering merasa pusing.
Agar terhindari dari kondisi tersebut, disarankan bagi wanita hamil untuk mengkonsumsi makanan yang tinggi gizi dengan teratur dan pada waktunya.
Seorang ibu hamil harus menjaga pola makannya dan memastikan untuk makan teratur tiga kali se hari sambil mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi nutrisi.
Penuhi keperluan nutrisi selama masa hamil melalui penggunaan cemilan yang bergizi baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(KMI NEWS)
Susu ibu hamil untuk memenuhi nutrisi ibu dan janin di dalam kandungan, klik di sini untuk mendapatkannya.
Susu formula untuk ibu hamil yang mengalami mual dan muntah terutama selama kehamilan trimester 1.
Komposisi: Tiap 100 gram susu mengandung Protein 25 gram, fat 3.8 gram, carbohydrate 60 gram, Calcium 925 mg, Fe 12.5 mg, folic acid 875 mcg, vitamin, DHA 25 mg, choline 100 mg.
Energi : 374 kkal, Dosis: Dikonsumsi 2 kali sehari diberikan pada pagi dan sore hari selama kehamilan trimester 1.
Indikasi: Susu formula untuk ibu hamil yang mengalami mual dan muntah terutama selama kehamilan trimester 1.
Anda telah membaca artikel dengan judul 5 Dampak Berbahaya Terlambat Makan bagi Ibu Hamil dan Janinnya. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.
Gabung dalam percakapan