Ibu Khawatir Lecet Merah di Leher Putrinya, Ternyata Dikhianati dan Dirudapaksa oleh 3 Orang di Gubuk
Ruang Baca News - Dimulai dengan bintik merah di leher putrinya, akhirnya kasus pemerkosaan pun terungkap.
Yang menjadi korban adalah seorang gadis berumur 15 tahun yang telah diperkosa oleh tiga orang laki-laki dewasa.
Korbannya berprofesi sebagai pekerja warung tenda. Akan tetapi, siapa sangka bahwa pemilik warung tenda tersebut justru memiliki keinginan tersendiri.
Orang yang tidak berdosa diundang untuk bergabung dalam perayaan konsumsi alkohol. Sesudah korbannya merojok dan kehilangan kendali, sang penyerang pun memulai tindakanknya terhadap orang tersebut.
Begini cerita lengkapnya
Iya, seorang gadis berumur 15 tahun asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur menghadapi nasib yang menyedihkan.
Dia dipaksa paksa oleh tiga laki laki dewasa usai berjualan di sebuah warung angkringan.
Insiden yang sangat mengejutkan tersebut terjadi pada hari Sabtu (5/4/2025), tepatnya di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur.
Gadis muda itu sebenarnya berprofesi sebagai pengelola warung angkringan.
Setelah selesai dengan tanggung jawabnya, dia dibujuk untuk bergabung dalam perayaan miras oleh ketiganya para pelaku yang pada waktu tersebut tengah 'minum kopi' di warung kecil tempat si korban biasa berkerja.
Karena selalu ditekan, korban akhirnya mengikuti keinginan para pelaku.
Korban dikenal telah mengonsumsi banyak minuman keras sehingga membuatnya kehilangan kesadaran.
Menyaksikan bahwa korbannya telah goyah, para penyerang tersebut lantas mengantarkan korban menuju satu gubuk yang terletak di zona sawah di Kecamatan Tembelang.
Saat dibawa ke gubuk, korban ternyata menyadari apa yang terjadi dan mencoba melawan. Namun, mereka mengancam untuk membunuh korban jika tidak patut pada kemauan para penyerang.
Diakhirannya, pihak yang menjadi korban dengan perbandingan kerugian lebih besar merasa takut dan lemah saat tersangka melakukan tindakan mereka.
Saat yang sama, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang, Ipda Faris Patriadinata mengonfirmasi kejadian penembakan paksa tersebut.
Dia menyebut bahwa ketiganya telah ditahan.
Di antara mereka adalah KA (38), pemilik warung, KS (24), serta JR (22).
Ketiga dari mereka berasal dari Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
"Pelakunya telah kita jamin keamanannya guna melanjutkan proses penyidikan," katanya pada hari Jumat (25/4/2025).
Selanjutnya, insiden tersebut diketahui ketika orangtua dari korban mencatat ada perubahan dalam tingkah lakunya serta memperhatikan adanya luka berwarna merah di sekitar lehernya.
Wali dari korban yang merasa mencurigai kemudian menanyakan hal tersebut sampai pada akhirnya korban mengakui telah menjadi mangsa pelecehan seksual oleh tiga laki-laki dewasa.
Para orangtua dari korban yang merasa tidak adil pun mengajukan laporan tentang insiden tersebut kepada polisi tanggal 8 April 2025 dan hal ini diikuti dengan tindakan lebih lanjut oleh pasukan berpakaian cokelat tersebut.
Saat dihubungi untuk konfirmasi, Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, menyebut bahwa para tersangka bisa mendapat ancaman hukuman selama 15 tahun penjara.
"Mereka berikutnya dipidana sesuai Pasal 81 Junto Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 mengenai Pelindungan Anak dengan hukuman penjara maksimum selama 15 tahun," jelasnya.
Tentu saja masalah ini menjadi pembelajaran penting untuk kita semua. Kita perlu terus berhati-hati dengan adanya tindakan kriminal yang senantiasa mengancam. (*)
Sumber : Tribun Madura
Anda telah membaca artikel dengan judul Ibu Khawatir Lecet Merah di Leher Putrinya, Ternyata Dikhianati dan Dirudapaksa oleh 3 Orang di Gubuk. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.
Gabung dalam percakapan