Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Abiem Ngesti: Bintang Dangdut Jepara yang Menyinari Langit Terlalu Cepat

PR JATENG - Dalam perayaan munculnya berbagai suara segar di dunia musik Tanah Air pada dekade 1990-an, seorang tokoh menonjol dengan daya tarik yang sulit dilupakan, yakni Abiem Ngesti.

Pemuda dari Jepara, Jawa Tengah ini mendapat julukan Raja Dangdut karena vokal uniknya, tampilan penuh semangat, serta lagu-lagunya yang menyentuh jiwa.

Launched on October 30, 1978, Abiem has shown extraordinary talent since childhood.

Dia memulai kariernya dalam dunia musik pada usia 12 tahun lewat album pertamanya yang berjudul "Amir Asongan", walaupun masih belum mendapatkan respon yang besar.

Namun, kegagalan itu tak memadamkan semangatnya.

Malahan di tahun 1991, dia membuat kejutan bagi dunia musik lokal melalui album "Pangeran Dangdut" yang akhirnya menjadi populer dan menjadikannya idola para remaja seluruh Indonesia.

Laguan-lagu karya Abiem seperti "Pangeran Dangdut", "Leila", dan "Ini Dangdut" menjadi lagu kebanggaan bagi para pemuda, serta disukai juga oleh kalangan dewasa.

Bukan hanya menyanyikan lagu dangdut tradisional, Abiem mencoba eksplorasi berbagai jenis aliran musik seperti slow rock, disko, bahkan rap.

Album seperti "Kugenggam Dunia" dan "Gadis Baliku" menjadi bukti bahwa Abiem bukan sekadar penyanyi cilik biasa melainkan talenta visioner yang mampu menembus batas genre.

Mengapa tidak, puncak kesuksesan Abiem hanya bertahan sebentar saja.

Pada tanggal 19 Agustus 1995, dia berpulang akibat kecelakaan mengerikan di Jalan Raya Jakarta-Cikampek.

Pada masa itu, umurnya masih berusia 16 tahun.

Kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa sang ibu, adik, sepupu, dan pamannya.

Yang paling menggugah, hanya 35 hari sebelum kepergiannya, Abiem merilis video klip lagu "Dahsyat".

Videonya menunjukkan dia tampil penuh di tempat yang berisiko seperti tebing dan lembah.

Banyak fans yang memandang videonya sebagai "ucapan selamat tinggal" bagi Abiem dari dunia ini.

Walaupun tubuhnya sudah tidak ada lagi, warisan ciptaannya tetap bertahan. Bahkan, lagu "Ini Dangdut" dimasukkan ke dalam film Hollywood Blackhat yang disutradarai oleh Michael Mann pada tahun 2015.

Bukti ini menunjukkan bahwa suara Abiem terus terdengar sampai di pentas dunia.

Abiem Ngesti tidak sekadar seorang pelantun lagu dangdut anak-anak.

Dia merupakan simbol semangat pemuda yang menyala-nyala, kreativitas tak terbatas, serta pengingat bahwa bintang paling bersinar juga dapat redup terlalu dini.

Namun di dalam ingatan jutaan penggemar mereka, Abiem terus bertahan. Tetapi bagi ribuan fansnya, Abiem masih ada dalam memori. Meskipun demikian, dalam pikiran banyak penikmatnya, Abiem tetap dikenang. Sementara itu, di hati para penggemarnya, Abiem tak pernah hilang. Bagi sejumlah besar pendukungnya, Abiem selalu hadir dalam kenangan.

Artikel ini ditulis berdasarkan sumber dari akun Facebook @Ida Ayu Kadek Devie, seorang penulis musik yang sering memberikan ulasan tentang para seniman lama, serta akun komunitas kenangan bernama Kenangan Era 80 dan 90-an. ***

Anda telah membaca artikel dengan judul Abiem Ngesti: Bintang Dangdut Jepara yang Menyinari Langit Terlalu Cepat. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.

Lokasi Kaweden