Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Festival Kerukunan 2025 Plajan: Rukun dan Bahagia Bersama

jateng.Kaweden MYID , JEPARA - Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara kembali menunjukkan komitmennya untuk menjaga keharmonisan dan keberlanjutan lingkungan melalui penyelenggaraan Festival Kerukunan Desa Plajan 2025. Dengan tema “Rukun Bareng, Bumi Seneng,” acara ini menjadi wujud nyata dari kolaborasi antara kerukunan umat beragama dan kesadaran akan pentingnya menjaga alam.

Festival ini dimulai dengan kegiatan kerja bakti bersama yang melibatkan masyarakat setempat dalam membersihkan rumah adat dan tempat ibadah. Selain itu, penanaman pohon pamelo dan manggis dilakukan sebagai bentuk aksi ekoteologi yang menggambarkan komitmen terhadap lingkungan. Empat titik lokasi dipilih sebagai simbol harmoni keberagaman: dua masjid, satu gereja, dan satu pura. Setiap titik tersebut menjadi tempat perayaan dan penggalangan semangat kerukunan lintas agama.

Beberapa lembaga dan organisasi turut serta dalam pelaksanaan festival ini, termasuk IPARI Kemenag Jepara, Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Pemerintah Desa Plajan, Karang Taruna, serta pengurus masing-masing rumah ibadah. Hadir juga Kepala PKUB Kementerian Agama RI Muhammad Adib Abdusshomad dan Kabid Bina Lembaga Kerukunan Agama PKUB Hery Susanto yang ikut serta dalam penanaman pohon sebagai simbol tumbuhnya kehidupan baru di tanah yang rukun.

Adib Abdusshomad menyampaikan bahwa perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja sama. Ia juga menyampaikan pesan Menteri Agama bahwa keberhasilan Kemenag dapat diukur dari semakin dekatnya umat terhadap ajaran agamanya masing-masing.

“Lebih baik banyak rumah ibadah daripada banyak tempat maksiat,” ujar Adib pada Jumat (25/10).

Semangat “Rukun Bareng, Bumi Seneng” tampak jelas dalam setiap aktivitas festival. Gotong royong lintas iman tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mempererat persaudaraan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga bumi.

Festival ini terselenggara atas kerja sama Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Pemerintah Desa Plajan, dan OASE Indonesia (@oaseindonesia) sebagai penyelenggara. Setiap rangkaian acara disusun secara tertib dan sarat makna, mencerminkan keharmonisan yang tumbuh dari niat baik dan saling menghormati. Panitia festival menyatakan bahwa semua kegiatan ini dirancang agar bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga kerukunan dan keberlanjutan lingkungan.

Anda telah membaca artikel dengan judul Festival Kerukunan 2025 Plajan: Rukun dan Bahagia Bersama. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.