Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Pemuda Parlemen 2025: Generasi Muda Berperan dalam Politik Berkualitas

Peran Pemuda dalam Membangun Demokrasi yang Berkelanjutan

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan pesan penting kepada generasi muda Indonesia yang ingin berkiprah di dunia politik. Ia menekankan bahwa para pemuda harus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa dan menjaga reputasi pribadi di era digital.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh mantan aktivis KNPI Bengkulu saat berbicara dalam Forum Pemuda Parlemen 2025 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta. Sultan mengatakan bahwa selain memiliki kapasitas intelektual, wawasan kebangsaan, dan integritas, pemuda Indonesia juga perlu berhati-hati dalam menjaga reputasi pribadi di era digital.

Menurutnya, di tengah dunia yang terus berubah cepat akibat revolusi digital, krisis iklim, dan dinamika sosial, demokrasi tidak boleh berjalan sendiri tanpa melibatkan kekuatan terbesar bangsa, yaitu para pemuda dan nilai budaya sebagai benteng moral. Ia menegaskan bahwa tema “Pemuda Berkontribusi, Demokrasi Bertransformasi” mencerminkan keyakinan bahwa transformasi demokrasi tidak mungkin terjadi tanpa partisipasi aktif generasi muda yang berkebudayaan.

Sultan menambahkan bahwa generasi muda yang berani berpikir kritis, berjiwa inovatif, dan peduli terhadap masa depan bangsa serta kelestarian bumi harus berlandaskan pada nilai-nilai budaya daerah. Ia menyatakan bahwa generasi muda adalah kekuatan social movement yang bila disatukan dapat memengaruhi proses politik suatu bangsa. "Karena itu, kekuatan sosial yang besar ini harus ditampung dan dikaderkan secara intensif agar mendukung program pembangunan pemerintah," jelas penulis buku Green Democracy tersebut.

Senator yang pertama kali duduk di DPD RI pada usia 27 tahun itu juga mengajak peserta Forum Pemuda Parlemen 2025 untuk terus berkontribusi dalam membangun demokrasi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa demokrasi hijau yang pro-growth, pro-poor, pro-youth, dan pro-ecology adalah esensi dari Green Democracy yang mereka gagas. Hal ini berangkat dari pengalaman mereka sebagai aktivis pemuda hingga dipercaya menjadi Ketua DPD RI.

Pentingnya Kepemimpinan Generasi Muda

Generasi muda memiliki peran kunci dalam membangun sebuah negara yang lebih baik. Mereka tidak hanya menjadi pelaku utama dalam perubahan sosial, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam membentuk sistem politik yang lebih inklusif dan adil. Dengan semangat juang dan kesadaran akan tanggung jawab, pemuda Indonesia dapat menjadi agen perubahan yang nyata.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan oleh generasi muda antara lain:

  • Kesiapan Intelektual: Pemuda harus memiliki kemampuan intelektual yang memadai untuk memahami isu-isu sosial, ekonomi, dan politik yang kompleks.
  • Kepedulian Sosial: Mereka perlu sadar akan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, termasuk ketimpangan ekonomi dan lingkungan.
  • Keterlibatan Aktif: Partisipasi dalam berbagai forum diskusi, kampanye sosial, dan kegiatan politik sangat penting untuk memperkuat demokrasi.

Budaya Sebagai Fondasi Nilai

Budaya tidak hanya menjadi warisan sejarah, tetapi juga menjadi fondasi bagi nilai-nilai yang perlu dipertahankan dan dikembangkan. Di tengah arus globalisasi dan modernisasi, penting bagi generasi muda untuk memahami dan melestarikan nilai-nilai lokal. Hal ini tidak hanya memperkuat identitas nasional, tetapi juga memberikan landasan moral yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

Dalam konteks politik, budaya bisa menjadi alat untuk membangun kesadaran kolektif dan memperkuat solidaritas antar komunitas. Dengan demikian, pemuda yang berbasis pada budaya akan lebih mampu mengambil peran dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.

Masa Depan yang Lebih Baik

Masa depan Indonesia bergantung pada bagaimana generasi muda mampu membangun dan mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa. Dengan semangat gotong royong, keterbukaan, dan kesadaran akan tanggung jawab, pemuda Indonesia dapat menjadi motor penggerak menuju sebuah demokrasi yang lebih baik dan berkelanjutan.

Sebagai langkah awal, pemuda perlu terus belajar, berkembang, dan berpartisipasi aktif dalam berbagai forum diskusi dan kegiatan yang relevan. Dengan begitu, mereka tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga aktor utama dalam membangun masa depan yang lebih cerah.

Anda telah membaca artikel dengan judul Pemuda Parlemen 2025: Generasi Muda Berperan dalam Politik Berkualitas. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.