Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Fintech Menghadapi Tantangan, Ayoconnect Perkuat Pembaruan Internal


Kaweden MYID, JAKARTA – Platform infrastruktur pembayaran dan produk digital skala enterprise, Ayoconnect, tengah melakukan restrukturisasi internal untuk menghadapi dinamika yang terus berkembang di industri teknologi finansial (tekfin/fintech).

Direktur Utama Ayoconnect Group, Chiragh Kirpalani, menjelaskan bahwa pihaknya fokus melakukan peninjauan internal terhadap tata kelola dan prosedur operasional. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan seluruh aktivitas bisnis berjalan sesuai prinsip kepatuhan, transparansi, dan tanggung jawab.

Langkah ini juga sejalan dengan meningkatnya perhatian publik terhadap integritas operasional perusahaan sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) Kategori 1. Saat ini, Ayoconnect memiliki 140 klien, termasuk Bank Mandiri, BRI, BSI, serta berbagai bank digital dan lembaga keuangan lainnya.

“Ayoconnect sedang berada pada tahap penting menuju kematangan organisasi. Kami menyadari perlunya memperkuat tata kelola dan memastikan struktur manajemen kami lebih kokoh, transparan, dan siap untuk tumbuh berkelanjutan,” ujar Chiragh dalam keterangan resmi, Sabtu (25/10/2025).

Salah satu langkah strategis dalam restrukturisasi internal Ayoconnect adalah penunjukan Faisal Rachman, mantan Direktur TASPEN, sebagai Special Advisor bagi CEO Ayoconnect Group pada Oktober 2025.

Faisal Rachman dipilih karena memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri keuangan, baik di sektor BUMN maupun swasta. Karier beliau dimulai di PT Taspen (Persero) sebagai Corporate Secretary sebelum menjabat sebagai Direktur Research, Planning, dan IT.

Selain itu, Faisal pernah menjabat sebagai Direktur Operasional dan Marketing di PT Arthaloka, serta aktif sebagai anggota Komite Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sejak 2004.

Penunjukan Faisal Rachman telah mendapatkan dukungan dari Dewan Komisaris dan pemegang saham utama Ayoconnect, termasuk Ilham Habibie, Mandiri Capital, BRI Ventures, serta investor fintech global Finch Capital.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan dan kredibilitas Ayoconnect di tengah tantangan industri. Transformasi yang sedang dijalankan, termasuk kehadiran Pak Faisal, menjadi bagian dari visi kami untuk memulihkan kepercayaan publik dan menyiapkan Ayoconnect memasuki dekade keduanya dengan lebih kuat,” tambah Chiragh.

Sementara itu, Faisal Rachman menegaskan kesiapannya untuk membantu Ayoconnect melalui masa transisi dan memastikan perusahaan berada pada jalur yang benar menuju stabilitas dan pertumbuhan.

“Saya melihat semangat pembelajaran dan komitmen dari manajemen Ayoconnect untuk memperkuat integritas serta posisi mereka di industri fintech nasional. Dengan tata kelola yang lebih baik dan kemitraan yang kuat bersama regulator serta lembaga keuangan, Ayoconnect dapat terus berkontribusi secara positif bagi ekosistem pembayaran di Indonesia,” ujarnya.

Anda telah membaca artikel dengan judul Fintech Menghadapi Tantangan, Ayoconnect Perkuat Pembaruan Internal. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.