Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Film Narik Sukmo: Cinta, Betrayal, dan Misteri di Kampung Mimpi

KMI NEWS, JAKARTA Setelah berhasil di bidang drama, Febby Rastanty berani meninggalkan zona amannya guna menguji kemampuan dengan membintangi film horor asli Indonesia.

Pada kesempatan kali ini, Febby Rastanty diberi tawaran oleh Messari Pictures serta JP Pictures untuk bergabung dalam sebuah proyek film Indonesia dengan judul 'Narik Sukmo'. Dalam film tersebut, dia memerankan karakter bernama Kenar, seorang siswa yang memiliki keahlian dansa.

"Perannya beda dari saya. Saya memiliki keahlian dalam tarian modern sementara Kenar adalah seorang penari tradisional, jadi memerankan karakter Kenar agak tantangan bagi saya," ujar Febby Rastanty tentang film Indonesia yang berjudul 'Narik Sukmo', saat ditemui di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Selasa, 24 Juni 2025.

Febby juga menilai film Indonesia "Narik Sukumo" yang direncanakan untuk ditayangkan di semua bioskop mulai tanggal 3 Juli 2025 ini, sebagai proyek yang signifikan.

"Walaupun dapat mempelajari tarian tradisional, namun sungguh menggembirakan baginya." kata perempuan yang berumur 29 tahun itu.

Istri Drajad Djumantara mengungkapkan beberapa detail tentang tokoh Kenar. Dia sering terlibat dalam adegan kesurupan yang menjadi tantangan utama dalam perannya tersebut.

"Perdana main horor tantangannya berat banget. Selain menari, ada banyak adegan kesurupan. Sulitnya itu aku dari posisi tidur, bangun dan langsung menari sambil kesurupan," jelasnya.

Setelah menceritakan pengalamannya yang kurang menyenangkan, mantan anggota girlband Blink tersebut mengungkapkan petualangan menariknya saat proses syuting di Yogyakarta.

Febby Rastanty menganggap dirinya sedang berlibur sambil bekerja. Dia punya kesempatan untuk menikmati hidangan enak, termasuk kopi yang terkenal di Yogyakarta.

"Walaupun film genre horror tapi proses syutingnya menyenangkan banyak ketawa-ketawa, kita kalau setiap libur banyak jalan-jalannya, terutama aku sama Dea Annisa," ujar Febby Rasyanty.

"Maka berjalan-jalanlah untuk mencicipi makanan dan minum kopi. Sebab pas sekali aku memang menyukai kopi," lanjutnya.

Film Narik Sukmo yang diadaptasi dari buku karangan Dewie Sofia, mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang mahasiswi bernama Kenar diperankan oleh Febby Rastanty.

Cintanya terhadap dunia menari mulai meredup seiring berjalannya waktu karena pacarnya berselingkah dengan salah satu dari teman dekatnya sendiri, yang mana orang tersebut adalah seorang penari.

Agar dapat menyenangkan hati Kenar, Ayu (Dea Annisa) menyarankan teman dekatnya tersebut untuk mampir ke desanya yang berada di kelurahan Kelawangin.

Kedatangan mereka diterangi oleh hujan deras seakan-akan menjadi tanda bahwa suatu bencana besar siap menghampiri.

Saat tiba di Desa Kelawangin, Kenar sering kali mendapat mimpi buruk dimana dia diteror oleh wujud gelap yang berusaha mencuri jiwanya, serta sosok penari yang terlihat menyergapnya.

Karena ada berbagai hal aneh dan misteri dari masa lalunya yang terkait dengan desa tersebut serta keluarganya, Ayu memperkenalkan Kenar kepada Deira (Aliando Syarief). Tujuannya adalah agar dia dapat membantu menyelesaikan teka-teki tentang insiden misterius yang telah terjadi di Desa Kelawangin sekitar sepuluh hingga dua puluh tahun silam.

Film Narik Sukmu diperankan oleh sejumlah bintang terkenal dari industri hiburan Indonesia, antara lain Febby Rastanty, Dea Annisa, Aliando Syarief, Teuku Rifnu Wikana, Nugie, Kinaryoshi, serta banyak aktor dan aktris ternama lainnya.

(Sumber: Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo/Ari)

Baca berita KMI NEWS lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp

Anda telah membaca artikel dengan judul Film Narik Sukmo: Cinta, Betrayal, dan Misteri di Kampung Mimpi. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.