Emiten E-commerce Makin Jaya di Kuartal I-2025: Ini yang Membawanya Sukses
Kaweden MYID.CO.ID - JAKARTA Emiten perusahaan ritel online melaporkan hasil kerja yang baik di awal tahun 2025. Meskipun ada banyak ketidakstabilan, kemungkinannya tetap menguntungkan dan diprediksi kondisi tersebut bakal terus berlangsung.
Perhatikan saja, PT Bukalapak.com Tbk ( BUKA ) menghasilkan laba bersih sebesar Rp 110,65 miliar pada kuartal I tahun 2025 setelah sebelumnya merugiRp 41,96 miliar. Kemudian ada pula PT Goto Gojek Tokopedia Tbk ( GOTO ) dan PT Global Digital Niaga Tbk ( BELI ) sukses mengurangi kerugiannya menjadi lebih rendah selama tiga bulan awal tahun ini.
Maximilianus Nicodemus dari Direktorat Penelitian dan Invetasi Pilarmas Investindo Sekuritas menyampaikan bahwa masih adanya harapan untuk peningkatan performa yang bisa direalisasikan dengan mudah. Ini disebabkan oleh penetrasi teknologi digital yang semakin meresap ke dalam struktur sosial masyarakat.
"Artinya, keberadaannya memberikan dampak kepada masyarakat yang menciptakan ketergantungan di dalamnya," ujarnya kepada Kaweden MYID.co.id, Rabu (30/4).
Dia menggunakan GOTO sebagai contoh yang terus menerapkan inovasi sebagai pionir di lingkungan digital. Terlebih lagi, sekarang ini, penggabungan antar satu aplikasi dengan aplikasi lainnya turut memperluas dan mendalamkan ekosistem tersebut.
"Hal ini yang dapat menjaga kinerja GOTO terus tumbuh dan berkelanjutan," sebutnya.
Bedasarkan dengan GOTO, BUKA pada akhirnya dipaksa untuk memilah sektor bisnis mana yang bisa dihandalkan agar tetap bertahan dan pulih kembali. Sejak awal, mereka tentunya perlu melakukan seleksi dan berfokus pada aspek-aspek unggulannya seperti gaming, online-to-offline, ritel, serta investasi.
"BUKA juga perbaiki operasional dengan mengurangi bebannya dalam hal penjualan dan pemasaran, agar dapat meraih keuntungan," jelasnya.
Analisis Penelitian Equity dari Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo menyebutkan bahwa peningkatan efisiensi turut memainkan peranan penting terhadap performa perusahaan raksasa teknologi seperti emiten e-commerce tersebut.
"Adanya efisiensi dari cost Dan meningkatkan performa pendapatan atas nama memperbaiki efisiensi perusahaan-perusahaan ini menjadi prioritas, sebagaimana terlihat pada kasus GOTO di mana beban operasional berkurang sampai 17,05% setiap tahunnya," jelasnya.
Aziz pun mengira bahwa dorongan dari segmen tersebut bisa mendorong keberlanjutan momentum yang ada di GOTO. online delivery service '(ODS) serta perusahaan teknologi finansial (fintech). Kemudian, BUKA dan BELI diproyeksikan akan mendapat dukungan dari sektor toko online.'
Sebaliknya, Nico juga memperhatikan bahwa penurunan kemampuan pembelian dan pengeluaran bisa jadi merupakan salah satu rintangan yang perlu ditangani. Kondisi ekonomi pun turut menjadi faktor yang mungkin menahan laju sektor tersebut.
Nico mendukung GOTO dan menyarankan untuk membeli dengan tujuan jangka pendek sebesarRp 92 per saham. Kemudian, Aziz pun mengambil posisi yang sama terhadap GOTO dengan target harga Rp 94 serta adanya kenaikan Ebitda yang telah disesuaikan, hal ini pula yang membuatnya tertarik.
"Perbaikan dalam performa tetap menjadi daya tarik bagi perusahaan-perusahaan di sektor teknologi, yang berarti bahwa peningkatan nilai mereka juga akan terjadi," demikian katanya.
Anda telah membaca artikel dengan judul Emiten E-commerce Makin Jaya di Kuartal I-2025: Ini yang Membawanya Sukses. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.
Gabung dalam percakapan