Kaweden MY.ID adalah situs tempat berbagi informasi terkini. Berita dalam negeri kunjungi situs RUANG BACA. Untuk berita luar negeri kunjungi DJOGDJANEWS

Asrama Haji Sediakan 500 Tempat Tidur, Guna Layani Jamaah dengan Lebih Baik

Kami menginginkan agar tak ada penundaan (penerbangan tertangguh) dikarenakan daya tampung asrama haji kami masih belum bisa memuat dua kelompok serentak jika terdapat keterlambatan, IRSYADI , Pelaksana Tugas Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh

Kaweden MYID, BANDA ACEH - Asrama Haji Embarkasi Aceh mengumumkan persiapan mereka dalam menyambut kehadiran 4.378 jemaah haji dari Aceh pada tahun Hijriyah 1446 H, yang direncanakan berangkat menuju Tanah Suci sekitar pertengahan bulan Mei nanti. UPT Asrama Haji pun bakal menggunakan sistem Manajemen Unit Layanan Akomodasi di Asrama Haji (Munakosah) guna meningkatkan efisiensi dan kemudahan layanan terhadap para calon jemaah.

"Pada musim haji kali ini, kami gabungkan antara pelayanan manual dengan yang berbasis digital. Teknologi digunakan untuk merencanakan penginapan jemaah termasuk orang lanjut usia serta prioritas seperti penentuan tempat duduk di pesawat dan alokasi kamar di asrama haji," terang Plt Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh, Irsyadi, pada hari Sabtu (3/5/2025).

"Munakosah ini merupakan pengembangan dari pelayanan satu atap atau one stop service (OSS) di asrama haji embarkasi/antara masa operasional haji. Sistem ini akan memberikan informasi dini kepada jemaah haji terkait akomodasi yang akan mereka tempati saat di Asrama Haji," lanjutnya.

Irsyadi mengatakan, tahun ini Asrama Haji Aceh telah menyiapkan 147 kamar dengan kapasitas 500 bed untuk menampung jamaah haji setiap kelompok terbang (kloter).

"Kapasitas tempat tidur kami telah disiapkan melebihi kapasitas satu kelompok. Terdapat total 110 ruangan yang terbagi antara Gedung Muzdalifah dan Gedung Madinatulhujjayyim, serta tambahan 37 ruang di Gedung A1. Seluruh ruangan untuk para jemaah sudah siap digunakan; tim teknisi kami secara rutin melakukan pemeliharaan dan perbaikan jika ditemui masalah seperti kebocoran atap, kerusakan pada unit pendingin udara atau saluran air kamar mandi, hal-hal semacam itu senantiasa mendapatkan perhatian penuh sejak awal," paparnya.

Dia menjelaskan bahwa sampai sekarang mereka sudah menyelesaikan beberapa persiapan untuk menyambut para jemaah haji, seperti akomodasi, ruang serbaguna, area ibadah, serta beragam fasilitas lain termasuk puskesmas. "Semoga Allah menghendaki kami siap menerima kedatangan tamu-tamu-Nya yang bakal berkunjung ke Baitullah pada tahun 1446 Hijriyah ini. Syukurlah atas kesempurnaan persiapan sehingga jemaah bisa dilayani dengan optimal," tutur Irsyadi.

Dia melanjutkan bahwa Asrama Haji Aceh juga menghadirkan mobil golf guna memfasilitasi pelayanannya secara khusus untuk para lanjut usia. Tenda serta berbagai fasilitas penunjang lainnya pun sudah dipersiapkan dengan baik.

Fasilitas pendukung sudah dicek dan ditingkatkan untuk mengonfirmasi kenyamanan para calon jemaah haji. Persiapan ini mencakup pembersihan area ruang dan sekitar asrama, serta memverifikasi aliran sanitasi yang lancar. Tambahan lagi, persediaan peralatan dan fasilitas dalam ruangan pun disiapkan dengan baik, terutama untuk jemaah lanjut usia, ungkap Irsyadi.

Di samping itu, dia mengatakan bahwa untuk tahun 2025 ada beberapa hal yang sudah disiapkan, seperti pembaruan seluruh sarung tangan, selimut, serta item-item lainnya. "Agar para jemaah haji kami dapat merasa nyaman dan terlindungi dari aneka macam penyakit ketika mereka tinggal di asrama haji," lanjutnya.

Irsyadi mengatakan bahwa timnya bertekad untuk memberikan pelayanan berkualitas tinggi bagi jemaah, termasuk penyediaan fasilitas one stop service atau layanan serba ada yang ditingkatkan agar semakin membantu jemaah. Mereka juga tetap bekerja sama erat dengan Jajaran Kanwil Kemenag Aceh guna melayani para tamu Allah mulai dari saat kedatangan di embarkasi.

"Usaha kita bersama demi memberikan layanan terbaik bagi para jemaah, kami tetap melakukan koordinasi dengan Bpk Kankanwil Kemenag Aceh beserta timnya serta pihak yang terlibat," ujar Irsyadi.

Ia menyebutkan, seperti ditetapkan, Kelompok 1 akan memasuki asrama dimulai dari tanggal 17 Mei 2025. "Sesuai dengan tradisi tahunan, para jemaah akan menghabiskan satu malam di Asrama Haji sebelum melanjutkan perjalanan mereka ke Baitullah," ungkap Irsyadi. Dia juga berharap agar tidak ada penundaan, karena daya tampung Asrama Haji saat ini masih kurang untuk menampung dua kelompok secara bersamaan jika terjadi keterlambatan.

Sebelumnya, di bulan Maret, Wakil Kepala Badan Pelaksana Haji (BP Haji) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, ikut mengapresiasi persiapan asrama haji di Aceh. Ia menyatakan bahwa layanan mereka telah mencapai standar hotel. Selain itu, dia juga memberikan pujian kepada terobosan Asrama Haji Embarkasi Aceh karena berani menerapkan penggunaan seprei putih bersih dan rapi mirip dengan standar hotel kebanyakan.

Sebagaimana dikenal, asrama haji embarkasiaceh di tahun 2024 sudah mencapai standar hotel berbintang tiga dan juga berhasil meraih sertifikasi ISO 9001 serta ISO 45001. mun )

Dapatkan Akses Khusus ke Rumah Sakit di Arab Saudi

MENTERI Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa jemaah haji dari Indonesia memiliki kesempatan yang lebih besar dan istimewa untuk memperoleh layanan kesehatan di rumah sakit-rumah sakit milik Arab Saudi.

"Kini jumlah staf yang kami tempatkan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dapat berkurang seiring dengan peningkatan akses jamaah haji asal Indonesia ke rumah sakit-rumah sakit Arab Saudi, sehingga tidak perlu menghabiskan waktu lama di KKHI," ungkap Budi saat memberikan keterangan pada konferensi pers hari Jumat tanggal 2 Mei 2025, seperti dilaporkan oleh Antara.

Budi menyatakan bahwa di tahun 2023 terjadi puncak jumlah kematian antara jamaah haji dari Indonesia sebanyak 773 jiwa. Akan tetapi, statistik menunjukkan adanya penurunan drastis dalam hal tersebut menjadi 461 kasus pada tahun berikutnya, yaitu 2024. Menurut Budi, alasan utamanya adalah lantaran telah diperkenalkannya sistem tes kesehatan yang baru; dimana prosedurnya juga mulai dilaksanakan secara lebih cepat serta ketat dibandingkan periode sebelumnya. Selain itu, dia juga mengungkapkan kalau upaya pemantapan pengawalan selama pelaksanaan ibadah pun semakin intensif dilakukan.

Budi juga menekankan pentingnya meningkatkan kesejahteraan para jemaah Indonesia karena tingginya angka kematian dapat memberikan dampak buruk pada persyaratan-persyaratan bagi calon-calon jemaah haji dari Indonesia di masa depan. Dia menyatakan, “Apabila kami gagal dalam memelihara kondisi sehat, sakit, serta jumlah kematian warga negara Indonesia dengan baik, hal ini pasti akan memiliki konsekuensi negatif untuk jemaah haji mendatang, bahkan biaya premi asuransi yang perlu dipenuhi oleh jemaah haji selanjutnya pun ikut terpengaruh.”

Dia menyatakan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan daftar organisasi atau perusahaan yang bertanggung jawab atas layanan kesehatan bagi jamaah haji dari berbagai negara. "Indonesia telah memilih sebuah kelompok yang juga dipilih oleh India; mereka akan merujuk pasien kepada rumah sakit-rumah sakit di seluruh wilayah Arab Saudi. Kami berharap ini dapat meningkatkan mutu pelayanan, sehingga jumlah petugas medis tak perlu lebih besar daripada sebelumnya dan kuota jemaah bisa menjadi lebih baik," ungkapnya. cnnindonesia )

Anda telah membaca artikel dengan judul Asrama Haji Sediakan 500 Tempat Tidur, Guna Layani Jamaah dengan Lebih Baik. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di website Kaweden MYID.