Pengertian Geografi dari Para Ahli Terkemuka: Dari Eratostenes hingga Kantorovich
Konsep geografis dari setiap pakar memiliki perspektif yang unik meski secara umum mencakup aspek permukaan bumi. Pendapat ini sempat diungkapkan oleh Eratosthenes, Ptolemaeus, Kant, serta orang-orang lainnya.
Eratosthenes menyebut geografi sebagai geografika, di mana "geo" merujuk pada bumi dan "grafika" artinya gambar atau sketsa. Jadi, secara umum, geografi mengkaji gambar atau representasi dari permukaan bumi.
Peningkatan dalam bidang pengetahuan geografi semakin luas untuk dapat menutupi beragam aspek dari planet kita. Ekspansi studi di disiplin ilmu ini sekarang mencakup keadaan fisik Bumi, masyarakat manusia, hingga hubungan antar kedua hal tersebut. manusia dengan lingkungannya .
Berikut adalah definisi geografi sesuai dengan pendapat para ahli tersebut.
1. Eratosthenes
Eratosthenes adalah orang pertama yang memperkenalkan pemikiran tentang ilmu geografi. Ia menggunakan kata "geografika" untuk merujuk pada deskripsi atau gambaran dari wajah bumi.Menurut Eratothenes, geografi adalah tulisan tentang bumi, baik itu fisik alamiah maupun berbagai gejalanya. Gejala dan proses kehidupan itu termasuk meliputi tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia sebagai penghuni bumi.
2. Immanuel Kant
Immanuel Kant merupakan seorang ahli filsafat yang kemudian tertarik mempelajari geografi. Kant menganggap bahwa ilmu geografi sangat berdekatan dengan ilmu filsafat.Menurut Kant, ilmu geografi merupakan disiplin ilmu yang mengkaji posisi serta karakteristik dari objek, keadaan, dan fenomena di permukaan Bumi. masalahnya terletak di permukaan bumi sebagai fokus penelitiannya.
3. Claudius Ptolemaeus
Claudius Ptolemaeus merupakan ahli astronomi Dan matematika. Dia menjelaskan bahwa geografi adalah ilmu yang menyajikan segi-segi atau keseluruhan permukaan bumi pada sebuah peta.
4. Preston E. James
Preston E. James adalah seorang pakar geografi ternama asal Amerika Serikat. Menurutnya, geografi bertindak sebagai fondasi utama bagi berbagai disiplin ilmu pengetahuan lainnya.
5. Alexander von Humboldt
Alexander von Humboldt adalah seorang ahli serba bisa serta petualang asal Jerman yang menghabiskan waktu untuk mengeksplorasi bidang geografi selama hayatnya. Menurut pandangan Alexander von Humboldt, geografi merujuk pada disiplin ilmu yang membahas tentang interaksi antara Bumi-Matahari, posisi Bumi dalam Tata Surya, kondisi cuaca, sistem iklim, dan hidrosfer. biosfer .
6. Ferdinand Von Richthofen
Ferdinand Von Richthofen adalah seorang petualang dan juga pakar geografi asal Jerman. Menurut Ferdinand Von Richthofen, bidang studi geografi menggali tentang fenomena alam serta masyarakat manusia yang menempati wilayah tertentu di kulit bumi.
7. Herioso Setiyono
Herioso Setiyono adalah seorang ahli geografi dari Indonesia. Menurutnya, geografi sebagai disiplin ilmu menggali pemahaman tentang interaksi antara manusia dan lingkungannya, yang pada akhirnya menciptakan dinamika saling mempengaruhi satu sama lain. Ini juga berhubungan erat dengan pola penyebaran secara horisontal yang dapat diamati di seluruh permukaan bumi.
8. W.G Moore
W.G Moore adalah seorang pakar dalam bidang geografi yang telah menyumbangkan berbagai macam buku tentang disiplin ini. Menurut pendapat W.G Moore, definisi dari geografi ialah cabang pengetahuan di mana permukaan bumi, fitur-fitur fisis seperti iklim, tumbuhan hijau, jenis tanah, hasil-hasil alam, serta masyarakat manusia menjadi objek studi utama.
9. Alexander Bain
Alexander Bain adalah seorang filosof dan pendidik dalam tradisi empiris Inggris. Menurut Alexander Bain, definisi dari geografi ialah disiplin ilmu yang berlandaskan pada konsep ruang yang ditempati.
10. Seminar dan Workshop Asosiasi Ahli Geografi Indonesia tahun 1988 di Semarang
Seminar dan workshop pada tahun 1988 tersebut mencapai suatu kesepakatan bahwa definisi dari geografi merupakan disiplin ilmu yang menjelaskan tentang kemiripan serta perbedaan berbagai fenomena geosfer dengan aspek pendekatan wilayah atau lingkungan dalam ruang tertentu.Berdasarkan beberapa pendefinisian oleh para pakar tersebut, bisa disimpulkan bahwa ilmu geografi merupakan bidang studi yang mengamati manusia bersamaan dengan ciri-ciri lingkungan mereka. Ilmu ini terdiri dari dua aspek utama yakni elemen objektif dan subjektif.
11. Bintarto
Menurut Bintarto, seorang ahli geografi asal Indonesia, definisi geografi merupakan disiplin ilmu yang berfokus pada pencitraan, deskripsi karakteristik bumi, analisis fenomena alam dan populasi manusia, serta pemetaan pola unik kehidupan. Upaya ini juga melibatkan pengkajian tentang peran komponen bumi di dalam spasial dan temporal.
12. Joseph E. Van Riper
Penulis buku klasik berjudul "Man's Physical World", yaitu Joseph E. Van Riper, menjelaskan bahwa geografi adalah pengetahuan komprehensif terhadap seluruh jaringan pada kulit bumi. Geografi ini mencakup interaksi antara manusia dengan alam semesta, lalu memvisualkan konsep "penyebaran ruang dan hubungan spasial" dalam struktur besar maupun detail dari ekosistem hidup manusia di planet kita.
13. Linda L. Reenow
Dalam buku World Geography (1995) oleh Linda L. Reenow, disebutkan bahwa geografi merupakan ilmu yang berfokus pada eksistensi organisme hidup dan objek-objek di Bumi. Hal ini mencakup juga interaksi antara kedua fenomena tersebut yang memiliki dampak satu sama lain.
14. Strabo
Pengertian geografi menurut Strabo adalah ilmu yang memperlihatkan karakteristik khusus suatu wilayah dan memerhatikan interaksinya terhadap sejumlah daerah lain. Pada dasarnya, setiap tempat punya ciri-ciri khusus tertentu dan menjalankan hubungan dengan tempat lainnya.
15. Lobeck
Lobeck menyatakan pandangan bahwa geografi merupakan disiplin ilmu yang mempelajari berbagai interaksi antara kehidupan dan lingkungannya. Kehidupan merujuk pada organisme hidup, sedangkan lingkungan mencakup ciri-ciri fisis dari permukaan bumi.
1. Eratosthenes
Eratosthenes, seorang ahli geografi dari Yunani, pernah menyusun sebuah buku berjudul Geographica. Ia terkenal karena teorinya yang menjelaskan bahwa gambaran bumi berkaitan erat dengan pemandangan yang tampak pada permukaannya.Para ilmuwan ini memperkenalkan kata geografi untuk pertama kalinya dalam konteks disiplin pengetahuan. Selain itu, ia dikenal pula sebagai individu pertama yang melakukan perhitungan tentang ukuran dari keliling bumi.
2. Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi
Bukan hanya dari negara-negara Barat, ada juga ilmuwan muslim Merujuk pada nama Muhammad ibn Musa al-Khwarizmu, dia juga berkontribusi signifikan di bidang ilmu ukur dan geografi. Salah satu karyanya adalah penerbitan buku bernama Kitab Surat al-Ard.Dengan buku itu, sang ilmuwan menggambarkan 2.402 titik koordinat kota serta geografinya secara keseluruhan. Selain itu, ia juga dikenal telah menciptakan bola dunia pertama kali pada tahun 830 M dengan bantuan 70 pakar lainnya.
3. Immanuel Kant
Sudah dipahami bahwa Imannuel Kant juga berkontribusi pada definisi geografi. Kemudian, apakah sumbangan utama Immanuel Kant terhadap bidang studi mengenai kulit bumi ini?Selama hayatnya, orang tersebut sempat menjabat sebagai guru pertama dalam bidang kajian geografi di sebuah perguruan tinggi. Lewat bukunya yang berjudul Physische Geographie, Kant menyampaikan gagasannya. hakikat ilmu geografi .
4. Crates of Mallus
Asli dari Yunani, terdapat tokoh geografis bernama Crates of Mallus. Dia sukses memperbaiki ketepatan perhitungan keliling bumi, lebih spesifik lagi dalam hal pandangan yang telah diajukan oleh Erastostenes sebelumnya.Perkembangan perhitungan tersebut direpresentasikan melalui bentuk sebuah bola atau globe. Mirip dengan al-Khwarizmi, Crates dikenal sebagai pencipta awal dari globe dunia.
5. Paul Vidal de La Blache
Berkaitan dengan ilmu pengetahuan sosial serta keterkaitannya dengan aspek permukaan bumi, ada bidang studi yang relevan sebagai berikut: geografi sosial Paul Vidal de La Blache dianggap sebagai Bapak Geografi Sosial Kontemporer.Satu contoh kontribusinya dalam bidang geografi terlihat melalui rilisnya bukunya yang berjudul Le France. Dalam karya tulis itu, Blanche menjelaskan mengenai aneka bentuk dan ciri-ciri alami dari lokasi di permukaan bumi.
6. Claudius Ptolemaeus
Seorang tokoh penting dalam pengaplikasian koordinat garis lintang dan bujur pada peta adalah Claudius Ptolemaeus. Selain itu, ia juga pernah menggambar representasi peta dunia yang memperlihatkan benua Afrika, Eropa, serta Asia.Koordinat geografis dari daerah tersebut tercatat di buku The Geography dan meliputi lebih dari 800 tempat spesifik. Di samping itu, Ptolemy juga dikenal karena kontribusinya pada sistem pembagian. iklim .
7. Berhardus Varenius
Di tanah air Belanda yang terkenal dengan menara anginnya, ada seorang ahli bernama Varenius yang merilis sebuah karya berjudul Geographia Generalis. Buku tersebut diterbitkan di Amsterdam tahun 1650 dan menjelaskan tentang aspek-aspek fizikal planet kita ini.Dia pun membedakan antara geografi umum dan spesifik. Bagian umum mengupas proses atau fenomena alam, sedangkan bagian spesifik mendeskripsikan area yang karakteristiknya dipengaruhi oleh interaksi manusia dengan sekitarnya.
8. Alexander von Humboldt
Beragam dampak perubahan iklim global akibat tindakan manusia menjadi topik pembahasan Alexander von Humboldt. Ahli geografi terkemuka ini mengadakan penelitian mendalam di beberapa tempat.Berkat penelitian lapangan Yang telah dikerjakan oleh Humboldt, dia juga dapat menerbitkan sebuah karya tentang geografi. Telah disusun dalam beberapa volume, tulisan dari orang tersebut dipandang sebagai fondasi utama untuk ilmu pengetahuan geografi umum.
9. Elsworth Huntington
Di samping Humboldt, ada seorang ahli geografi lainnya bernama Elsworth Huntington yang membahas mengenai iklim. Menurut pendapatnya, iklim memiliki dampak besar pada kehidupan di Bumi.Akibatnya, iklim merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberadaan makhluk hidup. Penelitian yang dikembangkan ini menjadikan Elsworth Huntington terkenal sebagai seorang tokoh teorisiklim.
10. Karl Ritter
Secara mendasar, Bumi adalah habitat bagi manusia. berbagai makhluk hidup Ritter menyatakan bahwa Bumi tidak hanya meliputi permukaannya saja, tetapi juga termasuk area-area yang sulit dijangkau oleh manusia.Figur penting di bidang geografi ini berkontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu tersebut dengan menerbitkan karyanya yang berjudul Die Erdkunde. Tujuannya adalah untuk menggambarkan geografi dunia secara lengkap, dan ia pun telah menulis sebanyak lebih dari 20 ribu halaman.
Gabung dalam percakapan